Pangdam XIII/Merdeka Pimpin Sertijab Danrem 131/Santiago untuk Regenerasi dan Sinergitas Wilayah

Dalam sebuah upacara yang berlangsung dengan penuh khidmat, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, memimpin serah terima jabatan (sertijab) Komandan Resor Militer (Danrem) 131/Santiago. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026, di Aula Santiago Makorem 131/Santiago, Manado, Sulawesi Utara. Proses serah terima ini menandai pergantian dari Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip kepada Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi.
Makna Penting Sertijab Danrem 131/Santiago
Upacara sertijab ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah proses penting dalam struktur organisasi TNI Angkatan Darat. Penyerahan tongkat komando dan Tunggul Korem 131/Santiago menjadi simbol transisi kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa penyegaran dan optimalisasi tugas pokok TNI di wilayah teritorial.
Acara ini juga mencakup tradisi yang melibatkan penerimaan pejabat baru dan pelepasan pejabat lama. Momen tersebut ditandai dengan penandatanganan pakta integritas serta berita acara serah terima jabatan, yang diikuti dengan penyampaian naskah risalah jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru.
Tradisi dan Kehormatan dalam Sertijab
Kegiatan ini juga melibatkan penyerahan jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka, dari Ny. Ella Martin kepada Ny. Evy Yuri Mamahi, yang dipimpin langsung oleh Ny. Lely Mirza Agus selaku Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka. Tradisi ini menegaskan komitmen TNI dalam menjaga hubungan harmonis antara anggota militer dan masyarakat.
Pentingnya Arahan dari Pangdam
Di dalam sambutannya, Pangdam XIII/Merdeka menekankan beberapa poin penting serta arahan strategis baik kepada Danrem yang baru maupun yang lama. Ia menjelaskan bahwa pergantian jabatan lebih dari sekadar formalitas; ini adalah penyerahan amanah dan tanggung jawab besar untuk membuktikan kinerja yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
Pangdam juga menggarisbawahi posisi strategis Danrem 131/Santiago, yang bertanggung jawab mengoordinasikan dua elemen penting, yaitu satuan tempur dan satuan Batalyon Teritorial Pembangunan. Menurutnya, kepemimpinan ini memerlukan adaptasi khusus, karena harus memadukan operasi kesiapsiagaan militer dengan pengabdian kepada masyarakat.
Fungsi Teritorial TNI Angkatan Darat
“Saya berharap fungsi teritorial TNI Angkatan Darat dapat dilaksanakan secara maksimal di wilayah Sulawesi Utara oleh Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi beserta jajarannya,” tegas Pangdam. Dengan harapan ini, diharapkan Danrem baru dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan efektif.
Pangdam juga menyoroti pentingnya kewaspadaan di Sulawesi Utara, yang merupakan beranda terdepan Indonesia dan berbatasan langsung dengan Filipina. Sinergi antara berbagai pemangku kepentingan sangatlah penting untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan, serta mengawasi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI III) yang kaya akan sumber daya alam.
Peran Danrem dalam Masyarakat
Dalam konteks ini, seorang Danrem tidak hanya berfungsi sebagai Komandan Satuan, melainkan juga sebagai pemimpin yang memiliki tanggung jawab sosial. Selain memimpin satuan militer, Danrem diharapkan dapat membangun sinergi lintas sektoral, baik dengan Forkopimda maupun berbagai satuan lainnya, untuk menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat.
“Keberhasilan seorang Danrem tidak diukur dari banyaknya kegiatan seremonial, tetapi dari sejauh mana ia dapat menjaga dan meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat di daerah tugasnya,” imbuh Pangdam. Ini menekankan pentingnya hubungan baik antara TNI dan masyarakat sebagai kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas.
Apresiasi untuk Pejabat Lama
Pangdam juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip beserta istri atas dedikasi dan pengabdian luar biasa dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas di wilayah Sulawesi Utara. Ia berharap agar pengalaman dan prestasi yang telah diraih dapat menjadi modal bagi Brigjen Martin dalam menjalani tugas barunya sebagai Tenaga Ahli Pengajar Madya Bidang SKA Lemhannas RI.
“Selamat kepada Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat. Dengan pengalaman yang dimiliki, kami yakin beliau mampu melanjutkan serta meningkatkan kinerja satuan,” kata Pangdam, menegaskan harapannya terhadap kepemimpinan baru ini.
Visi ke Depan untuk Korem 131/Santiago
Di dalam harapannya, Pangdam menekankan pentingnya Korem 131/Santiago untuk terus menjadi satuan yang profesional, responsif, dan adaptif. Ia berharap satuan ini mampu menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah daerah menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Provinsi Sulawesi Utara.
Pangdam juga mengingatkan seluruh jajaran Kodam XIII/Merdeka, termasuk Kepala Badan Pelaksana (Kabalak) dan Komandan Satuan (Dansat), untuk senantiasa menjaga profesionalisme dan dedikasi dalam bertugas. Tanggung jawab dalam optimalisasi pelaksanaan tugas adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya Pangdam atau para Asisten.
Komitmen Bersama untuk Kodam XIII/Merdeka
“Kita semua menggunakan logo Kodam XIII/Merdeka. Oleh karena itu, kita harus menjaga dan menjunjung tinggi nama baik Kodam XIII/Merdeka di mata masyarakat serta pimpinan TNI Angkatan Darat,” tegasnya. Ini menunjukkan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga citra positif TNI di wilayah Kodam XIII/Merdeka.
Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam XIII/Merdeka yang diperingati setiap tanggal 16 Juni, Pangdam mendorong semua satuan untuk memberikan kontribusi maksimal sesuai dengan kemampuan masing-masing. Ini adalah bentuk semangat dan solidaritas dalam merayakan pencapaian yang telah diraih oleh Kodam XIII/Merdeka.
Peserta dan Kehadiran dalam Acara
Kegiatan sertijab ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, serta Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap transisi kepemimpinan di Korem 131/Santiago.
Selain itu, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Agus Wahyudi Irianto, dan para Asisten Kasdam juga turut hadir dalam acara tersebut, menambah kekuatan dan semangat dalam menjalankan tugas ke depan.
Dengan pergantian kepemimpinan ini, diharapkan Korem 131/Santiago dapat terus tumbuh dan berkembang, menciptakan sinergi yang lebih baik dengan pemerintah daerah, serta menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Provinsi Sulawesi Utara. Semoga kehadiran Danrem yang baru dapat membawa angin segar dan harapan baru bagi semua elemen masyarakat.



