Bupati Patahudding Dukung 53 Peserta MTQ Luwu di Kabupaten Maros untuk Sukses

Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 menjadi momen penting bagi masyarakat Luwu dan seluruh peserta yang terlibat. Dalam acara yang digelar di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros pada Minggu, 12 April 2026, Bupati Luwu, Patahudding, menunjukkan dukungan kuatnya terhadap kafilah yang berpartisipasi. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai agama melalui pembacaan Al-Quran.
Rangkaian Acara MTQ XXXIV Sulsel
Musabaqah Tilawatil Quran XXXIV di Sulawesi Selatan dihadiri oleh lebih dari seribu peserta, tepatnya 1.044 orang, yang berasal dari 24 kabupaten dan kota di provinsi ini. Kegiatan ini berlangsung selama sembilan hari, mulai tanggal 12 hingga 18 April 2026, dengan tema yang diangkat adalah “Al-Quran Berdampak Menuju Umat Masa Depan.” Tema ini menggambarkan harapan untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman bagi generasi mendatang.
Kehadiran Kafilah dari Kabupaten Luwu
Dalam rangkaian acara yang bergengsi ini, Kabupaten Luwu mengirimkan kafilah yang terdiri dari 150 orang. Dari jumlah tersebut, 53 peserta akan berkompetisi dalam 24 cabang lomba yang disediakan. Selain itu, rombongan ini juga menyertakan tujuh pelatih dan 90 ofisial yang siap mendukung setiap langkah peserta.
- 53 peserta siap berkompetisi
- 24 cabang lomba yang diperebutkan
- 7 pelatih untuk mendampingi peserta
- 90 ofisial yang berperan penting dalam acara
- 150 anggota kafilah dari Kabupaten Luwu
Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu
Partisipasi aktif kafilah Kabupaten Luwu dalam MTQ ini merupakan manifestasi komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat syiar Islam dan memfasilitasi pembinaan generasi Qurani. Bupati Patahudding menegaskan pentingnya kegiatan ini tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman dan pengamalan ajaran Islam.
Pernyataan Gubernur Sulawesi Selatan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menekankan bahwa MTQ adalah kesempatan strategis bagi umat Islam untuk meningkatkan kemampuan serta membumikan nilai-nilai Al-Quran di tengah masyarakat. Ia mengajak semua peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai momen untuk memperkuat kecintaan terhadap kitab suci, bukan semata-mata mengejar prestasi.
“Jadikan MTQ ini sebagai ajang meningkatkan kecintaan terhadap Al-Quran, bukan hanya mengejar juara. Kemenangan sejati adalah ketika kita mampu mengamalkan isi Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Gubernur Andi Sudirman, mengingatkan para peserta agar fokus pada esensi dari pelaksanaan MTQ.
Dukungan Bupati Luwu untuk Kafilah
Bupati Patahudding juga menyampaikan harapannya kepada para peserta kafilah asal Kabupaten Luwu. Ia berharap agar semua peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama berkompetisi. Dalam sambutannya, ia menyatakan, “Kami berharap seluruh peserta kafilah Luwu dapat tampil maksimal, menjaga kekompakan, serta menjadikan MTQ ini sebagai sarana memperkuat nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan.”
Partisipasi dan Kehadiran Pejabat Daerah
Acara pembukaan MTQ XXXIV ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Penjabat Sekretaris Daerah Luwu, Muhammad Rudi, serta Ketua Bidang I TP-PKK Luwu, Nilasari Dhevy Bijak. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan nyata pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan yang berperan penting dalam pembinaan masyarakat.
Harapan untuk Prestasi yang Mengharumkan Nama Daerah
Pemerintah Kabupaten Luwu optimis bahwa dengan partisipasi aktif ini, kafilah akan mampu meraih prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi. Dengan dukungan yang kuat dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan momen MTQ ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ajang untuk saling belajar dan memperkuat ikatan antar umat Islam di Sulawesi Selatan.
Dengan segala persiapan dan semangat yang tinggi, kafilah dari Kabupaten Luwu siap bersaing untuk mengukir prestasi yang gemilang dalam Musabaqah Tilawatil Quran XXXIV di Kabupaten Maros. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan dan dedikasi dalam mengamalkan ajaran Al-Quran.