ASTRA Tol Jomo Optimalkan Infrastruktur Prima untuk Menyambut 1,14 Juta Kendaraan Mudik Lebaran 2026

Seiring dengan kedatangan Lebaran 1447 Hijriah, ASTRA Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) telah menegaskan komitmennya untuk memastikan ketersediaan infrastruktur jalan tol yang unggul. Inisiatif ini direncanakan dengan tujuan utama untuk menjamin keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran para pemudik saat menuju kampung halaman mereka.
ASTRA Tol Jomo: Siap Menyambut Arus Mudik Lebaran
Presiden Direktur ASTRA Tol Jomo, Firdaus Azis, yang diwakili oleh Udhi, Kepala Departemen Busdev and Relation, mengestimasi bahwa sekitar 1,14 juta kendaraan akan melintasi jalur tol ini selama periode Lebaran 2026. Prediksi ini menunjukkan peningkatan sebesar 1,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya. (16/3/2026)
Persiapan Optimal Infrastruktur dan Layanan
“Untuk menghadapi peningkatan volume lalu lintas ini, kami di ASTRA Tol Jomo telah melakukan berbagai langkah persiapan. Ini termasuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan, sarana dan prasarana pendukung, kesiapan petugas operasional, serta optimalisasi layanan di area istirahat,” ujar Udhi.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga telah diperkuat untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan kepadatan lalu lintas di titik-titik tertentu.
Prioritas Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna
Pihaknya juga menekankan bahwa prioritas utama selama masa mudik dan libur Idulfitri 2026 adalah keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Data per H-6 Lebaran (15 Maret 2026) menunjukkan tren peningkatan trafik yang signifikan, dengan 171 ribu kendaraan telah melintasi jalur Jomo, naik 8,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Strategi Mengantisipasi Lonjakan Kendaraan
Untuk mengatasi lonjakan ini, ASTRA Tol Jomo telah menyiapkan langkah-langkah strategis. Ini termasuk koordinasi rekayasa lalu lintas bersama PJR Polda Jatim III dan penyediaan 10 unit mobile reader tambahan untuk mempercepat transaksi di gerbang tol.
“Kami juga telah menyiapkan 200 petugas untuk membantu perjalanan mudik pengguna jalan. Layanan lalu lintas jalan tol juga telah disiapkan dalam kondisi prima, termasuk mobil patroli, mobil penyelamat, ambulance dengan peralatan medis lengkap, dan mobil derek,” tambahnya.
Kecukupan Energi dan Fasilitas Pengisian Kendaraan Listrik
ASTRA Tol Jomo juga memastikan kecukupan energi bagi pemudik dengan menyediakan SPBU modular di KM 695 A dan KM 678 B hingga akhir Maret 2026. Sebagai tambahan, pemudik dengan kendaraan listrik juga akan mendapatkan keuntungan dari kehadiran EV Charging Station 120 kW di Rest Area Teras Melati KM 695 A, yang mendukung mobilitas ramah lingkungan yang lebih efisien.
Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Jalan
“Kami menjamin pengguna jalan dapat berkendara dengan tenang dan aman karena tol Jombang-Mojokerto dilengkapi dengan 124 CCTV, baik di jalur tol, area istirahat maupun gerbang tol. Segala pekerjaan perbaikan jalan tol juga dipastikan tidak ada mulai H-10 hingga H+10 Lebaran. Unit perambuan dan penerangan jalan dipastikan dalam kondisi baik dan berfungsi untuk menunjang keamanan pengguna jalan. Selain itu, tersedia pos pengamanan dari kepolisian di area istirahat KM 678A dan KM 678 B, akses gerbang tol Jombang dan gerbang tol Mojokerto Barat,” jelasnya.
Perencanaan dan Istirahat yang Baik
ASTRA Tol Jomo menekankan pentingnya perencanaan perjalanan yang baik dan tidak memaksakan diri saat merasa lelah. Jika area istirahat di dalam tol terlalu padat, pengendara dianjurkan untuk keluar dari gerbang tol terdekat dan beristirahat di fasilitas umum di sekitar. Sistem tarif telah diatur sedemikian rupa sehingga pengguna jalan bisa melanjutkan perjalanan kembali tanpa terkena denda atau tarif tambahan.
“Kami berharap perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
