slot depo 10k

HEADLINENasionalNewsParlemen

Kades Cilangkahan Usulkan Realisasi DOB Setelah 20 Tahun Berjuang kepada Legislator Banten

Jakarta – Sejumlah kepala desa dari kawasan Cilangkahan, Kabupaten Lebak, Banten, baru-baru ini melakukan audiensi dengan Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Lebak-Pandeglang, Bonnie Triyana, di Kompleks DPR RI. Pertemuan yang berlangsung pada hari Senin (30/3) ini bertujuan untuk membahas permohonan pemekaran Cilangkahan menjadi sebuah kabupaten otonom baru yang telah diperjuangkan selama lebih dari dua dekade.

Perwakilan Kepala Desa Menyuarakan Aspirasi

Di antara yang hadir dalam audiensi tersebut adalah Kepala Desa Bayah Timur, Jaro Rafik; Kepala Desa Rahong, Malingping, Jaro Bedi; Kepala Desa Bejod, Wanasalam, Jaro Rohmat; Kepala Desa Katapang, Wanasalam, Jaro Emed; serta Kepala Desa Sumber Waras, Malingping, Jaro Usuf.

Rafiq, sebagai perwakilan kepala desa, menyampaikan, “Kami datang dari jauh, mewakili seluruh kepala desa di Cilangkahan. Pertama-tama, kami ingin bersilaturahmi dengan Pak Bonnie. Selain itu, ada banyak permasalahan dan harapan yang ingin kami sampaikan, terutama mengenai Cilangkahan.”

Mewakili Suara Masyarakat

Para kepala desa menegaskan bahwa kehadiran mereka mencerminkan suara seluruh elemen masyarakat Cilangkahan, termasuk generasi muda dan warga biasa. Mereka mengungkapkan bahwa potensi sumber daya alam dan ekonomi di daerah tersebut sangat besar, namun terhambat oleh akses yang sulit dan layanan publik yang terbatas.

Salah satu kepala desa menambahkan, “Kami yang paling memahami kondisi di Cilangkahan dan keresahan masyarakat kami. Oleh karena itu, tujuan kami bukan hanya untuk menyampaikan hal-hal biasa, melainkan hal-hal luar biasa yang mewakili puluhan ribu warga di Cilangkahan.”

Alasan Mendesak untuk Pemekaran

Salah satu alasan utama yang mendorong aspirasi pemekaran adalah jarak yang cukup jauh menuju ibu kota Kabupaten Lebak di Rangkasbitung, yang memakan waktu sekitar tiga setengah jam. Para kepala desa mencatat bahwa jarak ke wilayah Sukabumi, Jawa Barat, justru lebih dekat.

“Kebutuhan masyarakat kami sangat mendesak, sehingga pemekaran menjadi suatu keharusan. Kami tidak ingin masyarakat kami beralih ke Jawa Barat,” ungkap salah satu kepala desa dengan tegas.

Persyaratan Administrasi yang Memadai

Bonnie Triyana, yang juga merupakan putra daerah Lebak, menjelaskan bahwa kawasan Cilangkahan telah berjuang selama puluhan tahun untuk menjadi daerah otonom yang terpisah dari Kabupaten Lebak. Anggota Komisi X DPR RI ini menilai bahwa semua persyaratan administrasi untuk pemekaran sudah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, Bonnie menambahkan bahwa kesiapan Cilangkahan untuk menjadi kabupaten otonom baru sudah terlihat dari adanya sertifikat tanah seluas 42 hektare yang telah disiapkan untuk pusat pemerintahan. Proses penyerahan dan pengurusan tanah tersebut telah dilakukan melalui Badan Pertanahan Nasional.

Kesiapan dan Harapan untuk Masa Depan

“Ini menunjukkan bahwa secara kesiapan, kami sudah siap. Yang dibutuhkan sekarang adalah kemauan dari pemerintah pusat untuk mewujudkan permohonan masyarakat ini,” jelas Bonnie dengan optimisme.

Para kepala desa yang hadir dalam pertemuan tersebut juga memastikan bahwa kedatangan mereka telah mendapat izin dari pihak berwenang. Mereka berharap perjuangan yang telah dilakukan selama dua dekade ini segera membuahkan hasil yang positif.

Doa dan Harapan untuk Keberhasilan

“Semoga perjuangan ini mendapatkan izin dari Allah SWT. Terima kasih telah menerima kami dengan baik. Ini adalah contoh yang patut dicontoh, dan kami merasa senang bisa bertemu dengan wakil kami,” ungkap perwakilan kepala desa dengan penuh harapan.

Komitmen Terus Menerus dari Wakil Rakyat

Bonnie Triyana berjanji untuk terus mendukung perjuangan pemekaran Cilangkahan. Ia menekankan bahwa sebagai wakil rakyat yang dibesarkan di Lebak, wilayah ini bukan hanya sekadar daerah pemilihan, tetapi juga kampung halamannya.

“Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Ini adalah bagian dari tugas kita bersama. Apa yang diharapkan masyarakat harus kita perjuangkan bersama. Insyallah, dengan kolaborasi ini, kita bisa mewujudkan cita-cita tersebut,” ujar Bonnie dengan semangat.

Dialog Terbuka untuk Masyarakat

Bonnie juga menyampaikan bahwa ia terbuka untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan masyarakat Lebak, khususnya di daerah Cilangkahan, kapan saja demi mewujudkan cita-cita pemekaran yang telah lama diperjuangkan. Ia berharap agar semua pihak dapat bersatu dalam mewujudkan harapan ini.

Komitmen para kepala desa dan dukungan dari Bonnie Triyana menunjukkan bahwa perjuangan untuk realisasi DOB Banten bukanlah sekadar aspirasi, tetapi juga harapan yang kuat dari masyarakat Cilangkahan. Dengan dukungan yang tepat dan upaya bersama, cita-cita untuk menjadikan Cilangkahan sebagai kabupaten otonom baru dapat terwujud dalam waktu dekat.

Back to top button