Analisis Pertandingan Lyon Melawan Celta Vigo di Europa League 20 Maret 2026

Meraih tiket ke perempat final Liga Europa untuk musim kedua berturut-turut menjadi ambisi Lyon saat bertandang ke Stadion Groupama pada Kamis malam. Mereka akan disambut oleh Celta Vigo dalam babak 16 besar leg kedua. Analisis pertandingan Lyon melawan Celta Vigo di Europa League 20 Maret 2026 ini akan membahas lebih jauh tentang laga seru ini.
Perjalanan Menuju Leg Kedua
Gol penyama kedudukan di menit-menit akhir leg pertama membawa tim asuhan Paulo Fonseca, Lyon, kembali bersemangat. Mereka berhasil mengejar ketertinggalan dan membawa pertandingan menjadi imbang. Sementara itu, Celta Vigo, yang sebelumnya unggul, harus berjuang lebih keras setelah kehilangan keunggulan di kandang sendiri.
Pada leg pertama, pertandingan berakhir dramatis dengan gol penyama kedudukan dari Lyon di menit-menit akhir. Gol ini menjadi penentu hasil imbang yang penting bagi Lyon sebelum memasuki leg kedua.
Penguasaan Bola dan Peluang
Sebagian besar jalannya pertandingan leg pertama dikuasai oleh Lyon. Mereka mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang yang lebih baik. Namun, kurangnya ketajaman di sepertiga akhir lapangan membuat mereka gagal memaksimalkan peluang tersebut.
Secara mengejutkan, meski Lyon mendominasi penguasaan bola, gol pertama justru dicetak oleh Celta Vigo. Gol tersebut datang dari Javi Rueda di pertengahan babak pertama, memecah kebuntuan dan memberikan keunggulan kepada Celta Vigo.
Dinamika Babak Kedua
Keadaan berubah drastis di babak kedua. Pemain Celta Vigo, Iglesias, diusir keluar lapangan karena melakukan pelanggaran terhadap Clinton Mata. Hal ini membuat Celta bermain dengan 10 pemain dan menggeser momentum ke pihak Lyon.
Meski unggul jumlah pemain, Lyon harus bersabar hingga menit-menit akhir untuk memanfaatkan peluang. Gol penyama kedudukan dicetak oleh Endrick dari jarak jauh setelah Ionut Radu gagal mengatasi upaya tersebut.
Gol ini tidak hanya penting dalam pertandingan ini, tapi juga untuk kepercayaan diri Endrick. Pemain asal Brasil tersebut berhasil mengakhiri paceklik gol selama empat pertandingan dengan cara yang dramatis.
Lyon di Eropa
Performa Lyon di kompetisi Eropa baru-baru ini cukup menggembirakan. Mereka telah mencapai perempat final dalam dua penampilan terakhir mereka di kompetisi ini.
Namun, performa mereka belakangan ini menunjukkan penurunan drastis. Meski memiliki rekor kemenangan 13 pertandingan yang mengesankan antara Desember dan Februari, mereka tidak memenangkan enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.
Hasil ini termasuk tiga hasil imbang dan tiga kekalahan, serta tersingkir dari Coupe de France melalui adu penalti melawan Lens. Hal ini menambah tekanan pada tim asuhan Fonseca untuk memberikan hasil di Eropa.
Celta Vigo: Refleksi dan Peluang
Sementara itu, Celta Vigo perlu merenungkan peluang yang terlewatkan setelah gagal mempertahankan keunggulan mereka di leg pertama. Mereka tetap kompak dan disiplin, membuat Lyon frustrasi selama sebagian besar pertandingan, dengan Radu melakukan beberapa penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan mereka.
Tim asuhan Claudio Giraldez berkompetisi di Eropa untuk pertama kalinya sejak musim 2016-17, ketika mereka mengalami kekalahan agregat tipis dari Manchester United di semifinal. Meski kurang berpengalaman di tahap ini dalam beberapa tahun terakhir, Celta telah menunjukkan performa yang menjanjikan, mencatatkan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.